WhatsApp Chat

FOTOGRAFER WAJIB TAHU! 7 Teknik fotografi

Hai sobat Fotogeng!  Perkenalkan nih namaku Tri Nova Kusumaningwidi Prasetya dari kelas XI DKV 2 SMKN 1 GODEAN ingin membagikan hasil pembelajaran ku disekolah lhooo. Penasaran?? Cekidott.

Kalian pasti penasaran nih apa sih yang aku mau bagikan ke kalian? Pastinya ga penasaran dong kan udah ada di head berita wkwkwk. Candaa, seperti yang kalian tau aku bakal bagiin penjelasan macam macam teknik fotografi nih karena semahal atau semurah kamera kalian kalau ga diimbangi oleh skill yang mumpuni hasilnya bakal biasa biasa ajaa. Lhoo kenapa? Teknik bikin foto tajam, terang pas, dan enak dilihat, jadi ide dan momen yang ditangkap nggak sia-sia.Tanpa teknik, foto cuma klik untung-untungan. Tanpa basa basi cung kita bahas..

Baca juga : Jum’at Berkah: Pentingnya Menuntut Ilmu dalam Islam

Ada berapa sih macam teknik fotografi itu?

Sebenernya ada berapa sih teknik fotografi itu? Buanyak gaes… tapi tenang aku bakal kasih 7 teknik fotografi yang wajib kamu ketahui nih sobat Fotogeng

Kenali macam macam teknik fotografI

Baca juga : Pelajar, Memulai Bisnis Online, Siapa Takut!
1. Long Exposure

 Apa sih long exposure itu?. teknik ini bertujuan membuat foto kalian semacam ada efek ekor panjang. Gimana sih cara membuatnya? Cukup turunin shutter speed serendah mungkin seperti 10s, 15s atau 30s, kenapa? Semakin rendah shutterspeed kalian semakin lama bukaan sensor kamera itu terjadi membuat juga cahaya yang masuk ke kamera lebih banyak, itu yang membuat seperti ada jejak cahaya nih sobat fotogeng

Contoh penggunaannya seperti apa sih?

Baca juga : Mona Lisa Octocat si Maskot GitHub, Karya Artikel Anak SMK N 1 Godean
  • Air terjun / sungai → air jadi halus seperti kabut
  • Lampu kendaraan malam → muncul garis cahaya (light trail)
  • Langit malam → bintang jadi garis melingkar (star trail)
  • Ombak laut → laut terlihat lembut dan tenang

 2. Motion Blur/Panning

Agak berbeda dengan long exposure yang harus menggunakan tripod agar foto stabil, motion blur diharuskan kamera yang bergerak mengikuti arah objek yang membuat objek tetap fokus namun latar objek terlihat ngeblur. Gimana cara buatnya? Simple nih sama seperti long exposure kalian harus turunin shutter speed kalian dengan rendah namun tidak terlalu rendah seperti 1/10s, 1/5s, 1s, atau 0.5s, namun dengan catatan tangan kalian harus stabil saat mengikuti arah objek, biar apa? Supaya objek tetap fokus dan tidak ngeblurr.

Penggunaannya seperti apa?

  • Kendaraan melaju → objek blur, kesan cepat
  • Orang berjalan / berlari → gerakan terasa hidup
  • Olahraga (lari, sepeda, bola) → aksi lebih dramatis
  • Menari / konser → ekspresi energi & ritme
 3. Macro

 Teknik ketiga ada teknik macro nih sobat Fotogeng, teknik ini bertujuan untuk menangkap gambar objek yang kecil seperti foto bunga foto cincin dan sebagainya. Tetapi, teknik macro membutuhkan beberapa alat khusus. Kamu akan memerlukan lensa makro dan beberapa peralatan lainnya. Namun, jangan khawatir, ada jalan pintas untuk mulai mempelajari teknik macro. Jika kamu menggunakan kamera point-and-shoot, temukani ikon bunga kecil di kamera, ikon tersebut fungsi itu memungkinkan fokus kamera untuk tetap stabil pada bidikan jarak dekat.

 Namun, perlu diingat bahwa hasil jepretan tidak akan sebagus kamera dengan lensa macro khusus.

 Penggunaannya seperti apa?

  • Serangga → tekstur mata, sayap, antena
  • Bunga → serbuk sari & detail kelopak
  • Air / embun → tetesan terlihat besar & tajam
  • Perhiasan → detail ukiran
  • Tekstur benda kecil → daun, kain, koin
 4. Black & White

Sebenarnya, teknik  black and white lebih dikenal sebagai gaya pada foto. Namun, proses untuk menciptakannya tetap membutuhkan teknik tertentu.

Cara terbaik untuk mendapatkan foto hitam dan putih berkualitas adalah dengan kamera digital yang memungkinkan kamu untuk mengaktifkan pengaturan monokrom. Dengan itu, kamu dapat melihat objek dalam warna hitam dan putih sebelum mulai memotret.

Di sisi lain, jika kamu memiliki kamera mirrorless, kamu dapat mengaktifkan pengaturan monokrom dan melihat dunia dalam hitam dan putih secara langsung melalui lensa. Ini akan membantumu untuk lebih mudah mencari cahaya tanpa terganggu oleh rona warna yang lain.

 Penggunaanya seperti apa?

  • Portrait → ekspresi & karakter lebih kuat
  • Street photography → suasana dan cerita lebih terasa
  • Arsitektur → garis, pola, dan tekstur menonjol
  • Cahaya keras / bayangan kuat → kontras dramatis
  • Foto emosional → sedih, tenang, klasik
 5. High Speed

Teknik yang selanjutnya nih sobat Fotogeng, teknik ini cocok buat kalian yang ingin menangkap momen dengan cepat, berlawanan dengan teknik long exposure teknik ini memerlukan shutterspeed yang tinggi seperti 1/500, 1/1000, 1/2000. Kenapa sih harus shutterspeed tinggi? Karena semakin tinggi shutterspeednya semakin cepat juga bukaan sensor kamera itu sendiri yang membuat objek yang bergerak menjadi beku atau freeze. Namun dengan catatan semakin tinggi shutterspeed semakin dikit juga cahaya yang masuk, kalian bisa mengatur aperture atau iso kalian sesuai dengan kondisi kalian.

 Penggunaannya seperti apa?

  • Tetesan air → bentuk splash kelihatan jelas
  • Balon meletus → momen pecahnya tertangkap
  • Olahraga cepat → aksi lompat, sepak bola, balap mobil
  • Burung terbang → sayap terlihat tajam
  • Percikan api / bubuk → detail percikan berhenti di satu frame

 

6. Strobist

Nah teknik satu ini nih yang dicintai oleh fotografer wedding atau wisuda karena teknik ini menggunakan teknik flash “off camera” yaitu flash yang penggunaannya dilepas dari kamera. Karena tidak terhubung langsung dengan kamera, maka untuk menyalakan flashnya harus menggunakan alat wireless trigger (pemicu tanpa kabel). Flash tidak sekedar dilepas, tapi posisinya juga harus tepat agar bisa menghasilkan foto yang 3 dimensi / menarik. Tujuannya menggunakan teknik strobist ini agar bayangan dari obyek yang difoto (Point Of Interest / POI) bisa muncul & diposisikan secara tepat. Ini yang membuat foto strobist pada umumnya tampak lebih 3 dimensi.

 Contoh penggunaannya

  • Portrait dramatis → wajah model terang, latar gelap
  • Foto produk → cahaya bisa diarahkan supaya tekstur dan detail menonjol
  • Street / outdoor → menambahkan cahaya di subjek tanpa mengubah latar
  • Freeze action → menangkap gerakan tajam dengan flash singkat
  • Efek kreatif → siluet, bayangan unik, highlight tertentu

 Nah sebelum aku sebutin teknik yang terakhir, aku mau tanya apa sih yang membuat kalian masuk ke dalam dunia fotografi? Tulis dikomen ya!

Teknik selanjutnya yang paling unik nih karena harus dibekali editing software yang cukup memadai yaitu:

7. HDR (High Dynamic Range)

Nah teknik satu ini agak tricky nih sobat Fotogeng! Kenapa? Karena foto ini harus mengambil beberapa foto dengan exposure yang berbeda dan digabungkan menjadi 1 foto khusus dengan software editing yang memperoleh foto dengan pencahayaan yang baik tanpa ada satupun yang under/overexposure. Teknik inin cocok untuk kalian yang sedang melakukan foto properti atau foto pemandangan alam yang ingin pencahayaannya seimbang.

Penggunaanya seperti apa?

  • Landscape → langit cerah + tanah gelap tetap detail
  • Interior ruangan → jendela terang + ruang gelap seimbang
  • Arsitektur → bangunan & langit tetap terlihat jelas
  • Sunset / sunrise → warna dan bayangan tetap tajam
  • Night cityscape → lampu kota & area gelap seimbang

 

Akhirnya… sudah tujuh teknik yang aku sebutin nih sobat Fotogeng! Jadi fotografi tidak melulu cuma klik dan jeprett ajaa.. namun harus dibarengi dengan teknik yang membuat foto kalian lebih dramatis. Coba dari ketujuh teknik yang aku bagiin, sebutin dong teknik mana aja yang membuat kalian tertarik, tulis di komen yaa!

Nah… sudah di penghujung artikel nih.. aku Nova ingin mengakhiri pertemuan yang singkat ini yaaa! Semoga dengan ilmu yang aku sebutin bisa membuat kalian paham sedikit tentang fotografi. Kita akan kembali dengan artikel yang baru yaa! Terimakasih ya sobat Fotogeng yang sudah mau belajar bareng aku..

Share: